Alay merupakan singkatan dari Anak Layangan, yang biasanya anak layangan itu mencirikan anak kampung yang mempunyai kulit sawo gelap dan rambut berwarna merah, juga pakaiannya yang kumel. Tapi seiring perkembangan zaman, kata Alay ini diartikan sebagai seorang yang sok gaul, dari cara berpakaian, gaya bahasa yang dibuat-buat, cara penulisan yang dibuat-buat, sehingga susah untuk dimengerti, dan membuat orang harus berupaya keras dalam membaca tulisan tersebut.
Ciri-ciri orang Alay dalam berpakaian misalnya, berani mengkombinasikan warna dan corak baju, walaupun nggak nyambung dan terlihat aneh ( baju ijo, celana kotak-kotak, sepatu merah, dan kacamata biru )dan nggak ketinggalan buat para lelaki suka pamer boxer, nggak tau kenapa ? mungkin supaya terlihat keren.
Kalau cirri-ciri orang Alay dalam cara penulisan yaitu penulisan gede kecil misalnya “kAmmuyh agY ma cPPa? Duh, ribet ya, kalau harus mengetik huruf gede kecil.
Ternyata Alay juga ada beberapa tingkatan diantaranya :
1.Alay tingkat paling rendah yaitu tulisan disingkat-singkat dan biasanya pada akhir kata menggunakan huruf Z.
Misalnya : gy apz kamYuu?
Quwh mlz bgtz
2.Alay tingkat rendah yaitu penggantian kata-kata ,misalnya gw jadi w atau lo jadi lw.
3.Alay tingkat sedang yaitu orang yang biasanya membuat album khusus foto artis idolanya di jejaring sosial.
4.Alay tingkat parah misalnya foto dengan gaya tangan ditempel dibibir, kemudian foto dari atas. Dan masih banyak lagi contoh dari tingkatan-tingkatan alay.
Bahkan sekarang bagi kalian yang tidak mengerti bahasa alay ada kamusnya juga loh.
contohnya :
apa : app, apz
gw : w, wa
lo : lw, loe
imut : imoetzz, mutz
Dan masih banyak contoh kata lain yang dibuat menjadi aneh dari pengucapannya maupun tulisannya.
Senin, 20 Desember 2010
Resensi Film

Judul : Hachiko A Dog’s Story
Pemain : Richard Gere, Joan Allen
Sutradara : Lasse Hallstrom
Hachiko A Dog’s Story menceritakan kesetiaan seekor anjing kepada tuannya. Sepulang dari bekerja tepatnya distasiun Kereta Api Bedridge, Wonsocked, Amerika Serikat yaitu tempat Profesor Parker Wilson (Richard Gere) menemukan seekor anjing kecil yang lucu. Kemudian anjing tersebut dibawa pulang kerumahnya.
Setelah sampai dirumah Profesor menyembunyikan anjing tersebut dari istrinya Cate (Joan Allen). Anjing tersebut ia beri nama Hachiko. Dan sampai akhirnya istrinya pun mengetahui bahwa dirumahnya ada seekor anak anjing, Cate tidak menyetujui , dan menyuruh Parker agar anak anjing tersebut tidak berada di dalam rumah, dan anjing tersebut harus dikembalikan kepada pemiliknya.
Dan malam harinya, Parker menaruh Hachiko digudang yang letaknya dipekarangan rumahnya. Namun, Hachi merasa kesepian, dia terus menggonggong.
Keesokan harinya, anak perempuan Parker yaitu Andy Wilson (Sarah Roemer) melihat Hatchi dan sangat suka pada anjing tersebut, tetapi Cate sedang berusaha untuk memberi informasi ke media tentang penemuan anjing tersebut. Tapi setelah Cate melihat betapa bahagiaya suami dan anaknya bermain bersama Hachi, mereka tertawa.
Dan akhirnya Cate memutuskan untuk membiarkan Hatchi untuk tinggal bersama dengan mereka. Cate merawat Hachi hingga dia tumbuh besar.
Setiap hari, sebelum Parker berangkat kerja, ia selalu bercanda, bermain dengan Hachi, dan sampai akhirnya ia mengikuti kemana Parker pergi, ia selalu menemani Parker berangkat sampai stasiun, dan selalu menunggu kedatangan Parker distasiun itu juga.
Sampai suatu hari Hachi tidak menemukan Parker distasiun, dia setia menunggu sampai tuannya datang, dan pulang kerumah bersama-sama. Setelah beberapa lama ia menunggu dan tuannya tak kunjung datang, Hachi pun tak pulang kerumahnya. Dan akhirnya Andy mencari Hachi distasiun.
Hachi pun tak tahu, kalau tuannya sudah meniggal. Hachi menjadi anjing yang yang pemurung.Akhirnya rumah mereka dijual, dan Cate pindah kesuatu tempat, Hatchi dirawat oleh Andy.
Kekurangan dalam film ini adalah banyaknya adegan yang diulang dan adegan yang hampir mirip satu sama lain. Singkatnya jalan cerita namun berdurasi 90 menit membuat film ini cenderung membosankan pada pertengahan cerita. Namun, emosi sedih penonton mulai meningkat ketika mendekati akhir cerita.
Sutradara Lasse Hallstrom mengemas cerita ini dengan apik, dan alur yang cukup lambat. Kerja keras tim pelatih anjing pemeran Hachiko tergolong sukses sebab anjing tersebut seolah bisa menunjukkan emosi dan ekspresinya yang memesona penonton.
http://elisabetyas.wordpress.com/2010/03/22
kata baku
abstrak - abstrac
aki - accu
akomodasi - akomodir
aksi - action
aktif - aktip
aktivitas - aktifitas
aktivitas - aktifitas
akuarium - aquarium
anggota - anggauta
antarnegara - antar negara
apotek - apotik
atlet - atlit
berpikir - berfikir
bus -bis
cenderamata - cinderamata
dasawisma - dasa wisma
deputi - deputy
devaluasi - defaluasi
diagnosis -diadnosa
dipersilakan - dipersilahkan
direktur - director
disahkan - disyahkan
elektronik - electronik
hakikat - hakekat
hierarki - hirarkhi
hipotesis -hipotesa
imbau - himbau
institut - institute
kaidah - kaedah
konduite - kondite
kongres - konggres
konkret - konkrit-kongkrit
kualitas - kwalitas
kultur - culture
legalisiasi - legalisir
lesung pipi - lesung pipit
memesona - mempesona
mengesampingkan- mengenyampingkan
mengkreditkan - mengreditkan
mengubah - merubah
monarki - monarkhi
nasihat - nasehat
objek - obyek
pancaroba - panca roba
pascapanen - pasca panen
pelanggan - langganan
pengkreditan - pengreditan
pertanggungjawaban - pertanggung jawaban
pihak - fihak
psikiatri-psychiatry
grup - group
pukul 19.30 WIB - jam 19.30 WIB
relatif - relative
repertoar - repertoire
rute - route
sekadar - sekedar
sekuritas - Security
sistem - sistim
sportif - sportip
sportivitas - sportifitas
standardisasi - standarisasi
struktur - structure
taksi - taxi
teater - theatre
teknologi - tekhnologi; technologi
telepon - tilpon-telpon
terempas - terhempas
universitas - university
utang - hutang
aki - accu
akomodasi - akomodir
aksi - action
aktif - aktip
aktivitas - aktifitas
aktivitas - aktifitas
akuarium - aquarium
anggota - anggauta
antarnegara - antar negara
apotek - apotik
atlet - atlit
berpikir - berfikir
bus -bis
cenderamata - cinderamata
dasawisma - dasa wisma
deputi - deputy
devaluasi - defaluasi
diagnosis -diadnosa
dipersilakan - dipersilahkan
direktur - director
disahkan - disyahkan
elektronik - electronik
hakikat - hakekat
hierarki - hirarkhi
hipotesis -hipotesa
imbau - himbau
institut - institute
kaidah - kaedah
konduite - kondite
kongres - konggres
konkret - konkrit-kongkrit
kualitas - kwalitas
kultur - culture
legalisiasi - legalisir
lesung pipi - lesung pipit
memesona - mempesona
mengesampingkan- mengenyampingkan
mengkreditkan - mengreditkan
mengubah - merubah
monarki - monarkhi
nasihat - nasehat
objek - obyek
pancaroba - panca roba
pascapanen - pasca panen
pelanggan - langganan
pengkreditan - pengreditan
pertanggungjawaban - pertanggung jawaban
pihak - fihak
psikiatri-psychiatry
grup - group
pukul 19.30 WIB - jam 19.30 WIB
relatif - relative
repertoar - repertoire
rute - route
sekadar - sekedar
sekuritas - Security
sistem - sistim
sportif - sportip
sportivitas - sportifitas
standardisasi - standarisasi
struktur - structure
taksi - taxi
teater - theatre
teknologi - tekhnologi; technologi
telepon - tilpon-telpon
terempas - terhempas
universitas - university
utang - hutang
perubahan kata baku ke 2
Pembakuan bahasa adalah proses pemilihan satu ragam bahasa untuk dijadikan bahasa baku (resmi) kenegaraan, serta usaha pembinaan dan pengembangannya, yang bisa dilakukan terus-menerus.
Contoh bahasa Tidak Baku - Baku
dipersilakan – dipersilahkan
imbau – himbau
memesona - mempesona
mengesampingkan- mengenyampingkan
mengkreditkan - mengreditkan
mengubah - merubah
pelanggan - langganan
pengkreditan - pengreditan
pertanggungjawaban - pertanggung jawaban
sekadar – sekedar
taksi – taxi
universitas - university
utang - hutang
Contoh bahasa Tidak Baku - Baku
dipersilakan – dipersilahkan
imbau – himbau
memesona - mempesona
mengesampingkan- mengenyampingkan
mengkreditkan - mengreditkan
mengubah - merubah
pelanggan - langganan
pengkreditan - pengreditan
pertanggungjawaban - pertanggung jawaban
sekadar – sekedar
taksi – taxi
universitas - university
utang - hutang
Senin, 01 November 2010
Perubahan Kata Baku
Bahasa sebagai alat komunikasi yang dapat digunakan untuk menyampaikan informasi atau berita, fakta, pendapat, dan lain sebagainya. Maka dari itu pentingnya bahasa dalam masyarakat dapat dibuktikan dalam komunikasi sehari-hari manusia yang selalu menggunakan bahasa untuk menyampaikan gagasan atau pikirannya kepada manusia lain. Bahasa sangat penting untuk komunikasi kita dalam sehari-hari. Tetapi dalam era globalisasi sekarang ini banyak pencampuran bahasa dalam berkomunikasi yang dilakukan atau perubahan bahasa yang sudah tidak baku lagi. Di dalam penggunaan bahasa masih banyak kesalahan-kesalahan yang dipakai dalam berkomunikasi.
Bahasa Indonesia mempunyai sebuah aturan yang baku dalam pengguanaanya, namun dalam prakteknya sering terjadi penyimpangan dari aturan yang baku tersebut. Kata-kata yang menyimpang disebut kata non baku. Hal ini terjadi salah satu penyebabnya adalah faktor lingkungan. Faktor ini mengakibabkan daerah yang satu berdialek berbeda dengan dialek didaerah yang lain, walaupun bahasa yang digunakannya terhadap bahasa Indonesia.
Istilah bahasa baku itu sendiri telah dikenal oleh masyarakat secara luas. Namun pengenalan istilah tidak menjamin bahwa mereka memahami secara komprehensif konsep dan makna istilah bahasa baku itu. Hal ini terbukti bahwa masih banyak orang atau masyarakat berpendapat bahasa baku sama dengan bahasa yang baik dan benar. “Kita berusaha agar dalam situasi resmi kita harus berbahasa yang baku. Begitu juga dalam situasi yang tidak resmi kita berusaha menggunakan bahasa yang baku”. (Pateda,1997 : 30).
Bahasa baku merupakan ragam bahasa yang cara pengucapan atau pun penulisannya sesuai dengan kaidah-kaidah standar atau kaidah-kaidah yang dibakukan. Kaidah standar yang dimaksud dapat berupa :
a.Pedoman ejaan (EYD),
b.tata bahasa baku, dan
c.kamus umum.
Bahasa tidak baku adalah ragam bahasa yang cara pengucapan atau penulisannya memenuhi kaidah-kaidah standar tersebut.
Fungsi Bahasa Baku
Bahasa Indonesia baku mempunyai empat fungsi, yaitu sebagai pemersatu, penanda kepribadian, wibawa, dan kerangka acuan.
Penggunaan Kata Baku
Masuknya kata-kata yang digunakan adalah kata-kata umum yang sudah lazim digunakan atau yang perekuensi penggunaanya cukup tinggi. Kata-kata yang belum lazim atau masih bersifat kedaerahan sebaiknya tidak digunakan, kecuali dengan pertimbangan- pertimbangan khusus.
Penggunaan Ejaan Resmi Dalam Ragam Tulisan
Ejaan yang kini berlaku dalam bahasa Indonesia adalah ejaan yang disebut ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan (singkat EyD) EyD mengatur mulai dari penggunaan huruf, penulisan kata, penulisan partikel, penulisan angka penulisan unsur serapan, sampai pada penggunaan tanda baca.
Misalnya:
Baku : bersama-sama ; Tidak baku : bersama2
Baku : sistem ; Tidak baku : sistim
Penggunaan Lafal Baku Dalam Ragam Lisan
Hingga saat ini lafal yang benar atau baku dalam bahasa Indonesia belum pernah ditetapkan. Tetapi ada pendapat umum bahwa lafal baku dalam bahasa Indonesia adalah lafal yang bebas dari ciri-ciri lafal dialek setempat atau lafal daerah.
Misalnya:
Baku : atap ; Tidak baku : atep
Baku : pendidikan ; Tidak baku : pendidi’an
Baku : habis ; Tidak baku : abis
Ciri-ciri Bahasa Indonesia Baku sebagai berikut:
a.Tidak dipengaruhi bahasa daerah
Baku : saya ; Tidak Baku : sayah
Baku : ibu ; Tidak Baku : nyokap
b.Tidak dipengaruhi bahasa asing
Baku : itu benar ; Tidak Baku : itu adalah benar
Baku : kantor tempat ; Tidak Baku : kantor di mana
c.Bukan merupakan ragam bahasa percakapan
Baku : dengan ; Tidak Baku : sama
Baku : member ; Tidak Baku : kasih
d.Pemakaian imbuhan secara eksplisit
Baku : ia bekerja keras ; Tidak Baku : ia kerja keras
e.Pemakaian yang sesuai dengan konteks kalimat
Baku : suka akan ; Tidak Baku : suka dengan
f.Tidak terkontaminasi, tidak rancu
Baku : mengesampingkan ; Tidak Baku : mengenyampingkan
g.Tidak mengandung arti pleonasme
Baku : pada zaman dahulu ; Tidak Baku : pada zaman dahulu kala
h.Tidak mengandung hiperkorek
Baku : insaf ; Tidak Baku : insyaf
Perubahan bahasa dapat meliputi semua aspek kebahasaan, baik fonologi (bunyi), morfologi (bentuk), sintaksis (kalimat) dan semantik (makna). Karena perubahan sintaksis dalam bahasa Indonesia tidak banyak penulis temukan , maka pada pembahasan tulisan ini pun dibatasi pada pembicaraan tentang perubahan bunyi (ejaan), bentuk dan makna.
Bahasa Indonesia mempunyai sebuah aturan yang baku dalam pengguanaanya, namun dalam prakteknya sering terjadi penyimpangan dari aturan yang baku tersebut. Kata-kata yang menyimpang disebut kata non baku. Hal ini terjadi salah satu penyebabnya adalah faktor lingkungan. Faktor ini mengakibabkan daerah yang satu berdialek berbeda dengan dialek didaerah yang lain, walaupun bahasa yang digunakannya terhadap bahasa Indonesia.
Istilah bahasa baku itu sendiri telah dikenal oleh masyarakat secara luas. Namun pengenalan istilah tidak menjamin bahwa mereka memahami secara komprehensif konsep dan makna istilah bahasa baku itu. Hal ini terbukti bahwa masih banyak orang atau masyarakat berpendapat bahasa baku sama dengan bahasa yang baik dan benar. “Kita berusaha agar dalam situasi resmi kita harus berbahasa yang baku. Begitu juga dalam situasi yang tidak resmi kita berusaha menggunakan bahasa yang baku”. (Pateda,1997 : 30).
Bahasa baku merupakan ragam bahasa yang cara pengucapan atau pun penulisannya sesuai dengan kaidah-kaidah standar atau kaidah-kaidah yang dibakukan. Kaidah standar yang dimaksud dapat berupa :
a.Pedoman ejaan (EYD),
b.tata bahasa baku, dan
c.kamus umum.
Bahasa tidak baku adalah ragam bahasa yang cara pengucapan atau penulisannya memenuhi kaidah-kaidah standar tersebut.
Fungsi Bahasa Baku
Bahasa Indonesia baku mempunyai empat fungsi, yaitu sebagai pemersatu, penanda kepribadian, wibawa, dan kerangka acuan.
Penggunaan Kata Baku
Masuknya kata-kata yang digunakan adalah kata-kata umum yang sudah lazim digunakan atau yang perekuensi penggunaanya cukup tinggi. Kata-kata yang belum lazim atau masih bersifat kedaerahan sebaiknya tidak digunakan, kecuali dengan pertimbangan- pertimbangan khusus.
Penggunaan Ejaan Resmi Dalam Ragam Tulisan
Ejaan yang kini berlaku dalam bahasa Indonesia adalah ejaan yang disebut ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan (singkat EyD) EyD mengatur mulai dari penggunaan huruf, penulisan kata, penulisan partikel, penulisan angka penulisan unsur serapan, sampai pada penggunaan tanda baca.
Misalnya:
Baku : bersama-sama ; Tidak baku : bersama2
Baku : sistem ; Tidak baku : sistim
Penggunaan Lafal Baku Dalam Ragam Lisan
Hingga saat ini lafal yang benar atau baku dalam bahasa Indonesia belum pernah ditetapkan. Tetapi ada pendapat umum bahwa lafal baku dalam bahasa Indonesia adalah lafal yang bebas dari ciri-ciri lafal dialek setempat atau lafal daerah.
Misalnya:
Baku : atap ; Tidak baku : atep
Baku : pendidikan ; Tidak baku : pendidi’an
Baku : habis ; Tidak baku : abis
Ciri-ciri Bahasa Indonesia Baku sebagai berikut:
a.Tidak dipengaruhi bahasa daerah
Baku : saya ; Tidak Baku : sayah
Baku : ibu ; Tidak Baku : nyokap
b.Tidak dipengaruhi bahasa asing
Baku : itu benar ; Tidak Baku : itu adalah benar
Baku : kantor tempat ; Tidak Baku : kantor di mana
c.Bukan merupakan ragam bahasa percakapan
Baku : dengan ; Tidak Baku : sama
Baku : member ; Tidak Baku : kasih
d.Pemakaian imbuhan secara eksplisit
Baku : ia bekerja keras ; Tidak Baku : ia kerja keras
e.Pemakaian yang sesuai dengan konteks kalimat
Baku : suka akan ; Tidak Baku : suka dengan
f.Tidak terkontaminasi, tidak rancu
Baku : mengesampingkan ; Tidak Baku : mengenyampingkan
g.Tidak mengandung arti pleonasme
Baku : pada zaman dahulu ; Tidak Baku : pada zaman dahulu kala
h.Tidak mengandung hiperkorek
Baku : insaf ; Tidak Baku : insyaf
Perubahan bahasa dapat meliputi semua aspek kebahasaan, baik fonologi (bunyi), morfologi (bentuk), sintaksis (kalimat) dan semantik (makna). Karena perubahan sintaksis dalam bahasa Indonesia tidak banyak penulis temukan , maka pada pembahasan tulisan ini pun dibatasi pada pembicaraan tentang perubahan bunyi (ejaan), bentuk dan makna.
Minggu, 24 Oktober 2010
membersihkan jamur pada kaca!!
1. Siapkan tembakau kering. Bila tidak ada tembakau, Anda bisa mengambil rokok 6 batang, lalu pisahkan tembakau itu dari kertasnya.
2. Rendam tembakau dalam air bersih selama 10 menit dalam satu gayung air
3. Gosokkan tembakau yang sudah direndam ke kaca mobil secara perlahan dengan gerakan melingkar (seperti memoles mobil).
4. Lalu, bilas sampai bersih.
5. Bila masih terlihat bercak jamur, anda dapat mengulangi proses tersebut sampai Anda merasa puas.
6. Namun, bila ada jamur yang membandel, sebaiknya dibawa ke bengkel profesional untuk mengurangi risiko rusaknya kaca mobil Anda.
ada juga advice pada odol tapi nihil...hehe
2. Rendam tembakau dalam air bersih selama 10 menit dalam satu gayung air
3. Gosokkan tembakau yang sudah direndam ke kaca mobil secara perlahan dengan gerakan melingkar (seperti memoles mobil).
4. Lalu, bilas sampai bersih.
5. Bila masih terlihat bercak jamur, anda dapat mengulangi proses tersebut sampai Anda merasa puas.
6. Namun, bila ada jamur yang membandel, sebaiknya dibawa ke bengkel profesional untuk mengurangi risiko rusaknya kaca mobil Anda.
ada juga advice pada odol tapi nihil...hehe
Kamis, 07 Oktober 2010
Sistem Berbasis Pengetahuan
MY ROBOT " IREF X"
Kemajuan teknologi yang sangat berkembang harus di imbangi dengan ide - ide kreatif dan inovatif dalam membuat suatu terobosan. Robot mungkin sudah tidak asing lagi dalam kehidupan manusia, alangkah baiknya kita mengembangkan fungsional dari robot tersebut. Tentunya robot tersebut akan sangat mempermudah mudah aktivitas manusia.
Pada mata kuliah Sistem Berbasis Pengetahuan ini jika saya diberi kesempatan untuk berangan-angan maka saya akan membuat satu ROBOT yang berfungsi untuk meng-KIT kendaraan bermotor.
Saat ini sudah ada alat untuk meng-KIT kendaraan yang biasa digunakan, seperti menggunakan alat kikir ubin namun apabila digunakan untuk meng-KIT kendaraan diganti dengan busah (agar tidak merusak kendaraan).hehe .
Saya ingin membuat suatu terobosan, dengan membuat satu robot untuk meng-KIT kendaraan (maklum dengan manual sangat-sangat menguras tenaga). Memang perangkat yang diperlukan tidaklah mudah dan tidak murah. Tahap pertama tentu kita harus mempunyai robot dan tentunya perangkat-perangkat yang mendukung robot tersebut seperti yang saya inginkan. Untuk membuat Robot ini saya perkirakan menelan biaya 15000$ plus perangkat-perangkat pendukung sekitar 9000$ ( saya hanya menduga-duga biaya asli yang dibutuhkan lumayan menguras keuangan anda hehe). Cara kerja Robot ini seperti robot-robot yang biasa kita lihat ( tentangga kita jepang ) dengan menaruh KIT tersebut pada bagian kendaraan yang ingin kita tambah kinclong, maka sensor yang ada pada robot tersebut akan secara otomoatis akan meng-KIT kendaraan ada.. Dan hasilnya pun KINNNNNCLOOONGGGG dan halus.hehe. ROBOT ini saya beri nama IREF X . Saya berharap imajinasi saya ini dapat menarik hasrat pecinta teknologi.hahahahhaha
Kemajuan teknologi yang sangat berkembang harus di imbangi dengan ide - ide kreatif dan inovatif dalam membuat suatu terobosan. Robot mungkin sudah tidak asing lagi dalam kehidupan manusia, alangkah baiknya kita mengembangkan fungsional dari robot tersebut. Tentunya robot tersebut akan sangat mempermudah mudah aktivitas manusia.
Pada mata kuliah Sistem Berbasis Pengetahuan ini jika saya diberi kesempatan untuk berangan-angan maka saya akan membuat satu ROBOT yang berfungsi untuk meng-KIT kendaraan bermotor.
Saat ini sudah ada alat untuk meng-KIT kendaraan yang biasa digunakan, seperti menggunakan alat kikir ubin namun apabila digunakan untuk meng-KIT kendaraan diganti dengan busah (agar tidak merusak kendaraan).hehe .
Saya ingin membuat suatu terobosan, dengan membuat satu robot untuk meng-KIT kendaraan (maklum dengan manual sangat-sangat menguras tenaga). Memang perangkat yang diperlukan tidaklah mudah dan tidak murah. Tahap pertama tentu kita harus mempunyai robot dan tentunya perangkat-perangkat yang mendukung robot tersebut seperti yang saya inginkan. Untuk membuat Robot ini saya perkirakan menelan biaya 15000$ plus perangkat-perangkat pendukung sekitar 9000$ ( saya hanya menduga-duga biaya asli yang dibutuhkan lumayan menguras keuangan anda hehe). Cara kerja Robot ini seperti robot-robot yang biasa kita lihat ( tentangga kita jepang ) dengan menaruh KIT tersebut pada bagian kendaraan yang ingin kita tambah kinclong, maka sensor yang ada pada robot tersebut akan secara otomoatis akan meng-KIT kendaraan ada.. Dan hasilnya pun KINNNNNCLOOONGGGG dan halus.hehe. ROBOT ini saya beri nama IREF X . Saya berharap imajinasi saya ini dapat menarik hasrat pecinta teknologi.hahahahhaha
Langganan:
Postingan (Atom)