Minggu, 15 April 2012

Jenis Profesi di Bidang IT

Jenis-jenis Profesi di bidang IT
Posisi dalam Dunia IT

*System Analyst
*Analyst Programmer
*ERP (enterprise resource planning) Consultant
*Systems Programmer/ Software Engineer
*Web Designer
*Systems Engineer
*Tester
*Database Administrator
*Manager
*IT Manager
*Project Manager
*Account Manager

Posisi dalam Dunia I T
*Helpdesk Analyst
*IT Executive
*IT Administrator
*Network Administrator
*Security Network Analyst
*Database Administrator
*Network Support Engineer
*Business Development
*Manager
*IT Manager
*Project Manager

1. Analyst Programmer
Merancang, membuat ‘code’ (program) dan menguji program untuk mendukung perencanaan pengembangan aplikasi system

2. Web Designer
Mengembangkan rancangan inovatif aplikasi web-based beserta isi dari aplikasi tersebut Systems Programmer

3. Software Engineer
Terbiasa dengan pengembangan software ‘life cycles’ .
Memiliki ketrampilan dalam men-desain aplikasi
menyiapkan program menurut spesifikasi
dokumentasi /’coding’
pengujian.

4. I T Executive
Memelihara kecukupan, standard & kesiapan systems/infrastructure untuk memastikan pengoperasiannya dapat efektif & efisien.
Menerapkan prosedur IT & proses untuk memastikan data terproteksi secara maksimum

5. IT Administrator
Menyediakan implementasi & administrasi yang meliputi Local Area Network (LAN),
Wide Area Network (WAN) dan koneksi dialup,

6. Network Administrator
Mengurusi & mengoperasi jaringan LAN maupunWAN, manajemen sistem serta dukungan terhadap perangkat kerasnya

7. Database Administrator
Bertanggung jawab Untuk administrasi & pemeliharaan teknis yang menyangkut perusahaan dalam pembagian sistem database.

8. Systems Engineer
Menyediakan rancangan sistem & konsultasi terhadap pelanggan.
Memberikan respon terhadap permintaan technical queries serta dukungannya.
Termasuk melakukan pelatihan teknis ke pelanggan & IT administrator.

9. Network Support Engineer
Melaksanakan komunikasi & analisa sistem networking
Mendisain perencanaan untuk integrasi.
Mendukung jaringan pada internet, intranet & extranet.
Menganalisa & ikut ambil bagian dalam pengembangan standardisasi keamanan & implementasi mengendalikan untuk keamanan

LAN & WAN

10. Helpdesk Analyst
Me-’remote’ permasalahan troubleshoot melalui email/telephone dengan cara mengambil alih kendali para pemakai via

LAN/WAN koneksi.
Perencanaan, mengkoordinir & mendukung proses bisnis, sistem & end-users dalam menyelesaikan masalah yang mereka hadapi.

Indonesia :
Pada dasarnya Pekerja IT Indonesia sudah lebih maju daripada beberapa tahun yang lalu..ini terlihat dari mulai disukai oleh perusahaan di kawasan Asia karena ada beberapa masalah dengan pekerja dari negara lain. Misalnya, Hongkong membatasi jumlah pekerja dari Cina. Sementara pekerja dari India kurang disukai karena mereka menggunakan negara Asia hanya sebagai batu loncatan untuk bekerja di Amerika. Pekerja Indonesia juga dikenal (sebagian besar) akan pulang setelah pekerjaan kontrak selesai sehingga tidak menjadi beban negara yang ditempati. (Tidak menjadi warga negara disana). Jadi sebenarnya kesempatan orang Indonesia untuk bekerja di luar negeri cukup baik.

Singapore
Pada model Singapore juga dilakukan pembagian berdasarkan tingkatan senioritas. Misal pada System development dibagi menjadi:
1. Programmer
2. Analyst/Programmer
3. Senior Analyst/Programmer
4. Principal Analyst/Programmer
5. System Analyst
6. Senior System Analyst
7. Principal System Analyst
Industri sektor teknologi informasi (TI) Singapura kini sedang menghadapi masa-masa sulit. Bukan disebabkan masalah sepinya pasar atau lainnya, namun justru karena mengalami kekurangan tenaga kerja handal. Penelitian seputar pekerjaan yang dilakukan oleh perusahaan karir Hudson mengungkap perusahaan TI Singapura kini sedang mengalami ‘paceklik’ tenaga kerja handal. Kekurangan tenaga kerja ini berkaitan dengan ketatnya persaingan pencarian bakat dari negara-negara Asia lain. Sebesar 73 persen responden dari kalangan industri TI mengakui perekrutan tenaga kerja yang handal dalam bidang TI saat ini kian sulit.

Malaysia
Model Malaysia ini mirip dengan model Singapore, juga membedakan posisi pekerjaan pada berbagai sektor bisnis. Tetapi berbeda dalam melakukan ranking senioritas, misal untuk System Development:
1. Programmer
2. System Analyst/Designer
3. System Development Executive

Inggris
Model British Computer Society (BCS)
Untuk model BCS pekerjaan diklasifikasikan dalam tingkatan sebagai berikut :
Level 0 . Unskilled Entry
Level 1 . Standard Entry
Level 2 . Initially Trainded Practitioner
Level 3 . Trained Practitioner
Level 4 . Fully Skilled Practitioner
Level 5 . Experienced Practitioner/Manager
Level 6 . Specialist Practitioner/Manager
Level 7 . Senior Specialist/Manager
Level 8 . Principal Specialist/Experienced Manager
Level 9 . Senior Manager/Director

Referensi
Hari Soetanto, Information Technology,Jakarta, Desember 2006
Bagio Budiardjo, Komputer dan Masyarakat,Elex Media Komputindo, 1991
http://blogkublogku.blogspot.com/
http://ita-kyu-kiyut.blogspot.com/2011/04/jenis-jenis-profesi-di-bidang-it-dan.html
http://ririndisini.wordpress.com/2011/04/15/jenis-profesi-di-bidang-itjobdesknya-beserta-perbedaan-di-beberapa-negara/

Prosedur Pendirian Usaha di Bidang IT

Mendirikan suatu perusahaan atau badan usaha diperlukan IMB atau Izin mendirikan bangunan.
Dibawah ini merupakan Prosedur Pendirian Usaha di Bidang IT
1. Tahapan pengurusan izin pendirian

Bagi perusahaan skala besar hal ini menjadi prinsip yang tidak boleh dihilangkan demi kemajuan dan pengakuan atas perusahaan yang bersangkutan. Hasil akhir pada tahapan ini adalah sebuah izin prinsip yang dikenal dengan Letter of Intent yang dapat berupa izin sementara, izin tetap hinga izin perluasan. Untk beerapa jenis perusahaan misalnya, sole distributor dari sebuah merek dagang, Letter of Intent akan memberi turunan berupa Letter of Appointment sebagai bentuk surat perjanjian keagenan yang merupakan izin perluasan jika perusahaan ini memberi kesempatan pada perusahaan lain untuk mendistribusikan barang yang diproduksi. Berikut ini adalah dokumen yang diperlukan, sebagai berikut :

• Tanda Daftar Perusahaan (TDP);
• Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP);
• Bukti diri.

Selain itu terdapat beberapa Izin perusahaan lainnya yang harus dipenuhi :

• Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), diperoleh melalui Dep. Perdagangan.
• Surat Izin Usaha Industri (SIUI), diperoleh melalui Dep. Perindustrian.
• Izin Domisili.
• Izin Gangguan.
• Izin Mendirikan Bangunan (IMB).
• Izin dari Departemen Teknis

2. Tahapan pengesahan menjadi badan hukum

Tidak semua badan usaha mesti ber badan hukum. Akan tetapi setiap usaha yang memang dimaksudkan untuk ekspansi atau berkembang menjadi berskala besar maka hal yang harus dilakukan untuk mendapatkan izin atas kegiatan yang dilakukannya tidak boleh mengabaikan hukum yang berlaku. Izin yang mengikat suatu bentuk usaha tertentu di Indonesia memang terdapat lebih dari satu macam. Adapun pengakuan badan hukum bisa didasarkan pada Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD), hingga Undang-Undang Penanaman Modal Asing ( UU PMA ).

3. Tahapan penggolongan menurut bidang yang dijalani.

Badan usaha dikelompokkan kedalam berbagai jenis berdasarkan jenis bidang kegiatan yang dijalani. Berkaitan dengan bidang tersebut, maka setiap pengurusan izin disesuaikan dengan departemen yang membawahinya seperti kehutanan, pertambangan, perdagangan, pertanian dsb.

4. Tahapan mendapatkan pengakuan, pengesahan dan izin dari departemen lain
yang terkait Departemen tertentu yang berhubungan langsung dengan jenis kegiatan badan usaha akan mengeluarkan izin. Namun diluar itu, badan usaha juga harus mendapatkan izin dari departemen lain yang pada nantinya akan bersinggungan dengan operasional badan usaha misalnya Departemen Perdagangan mengeluarkan izin pendirian industri pembuatan obat berupa SIUP. Maka sebgai kelanjutannya, kegiatan ini harus mendapatkan sertifikasi juga dari BP POM, Izin Gangguan atau HO dari Dinas Perizinan, Izin Reklame, dll.

• Tugas dan lingkup pekerjaan
• Tanggal mulai dan berakhirnya pekerjaan
• Harga borongan pekerjaan


DRAFT KONTRAK KERJA PADA BADAN USAHA IT

Pada saat membentuk sebuah badan usaha, kita pasti membutuhkan sebuah contoh draft kontrak kerja, yang kita gunakan sebagai tanda atau ikatan perjanjian antara 2 pihak yaitu Pihak Pemberi Tugas/Owner dengan Pihak Penerima Tugas, yang sekurang-kurangnya memuat ketentuan sebagai berikut :

• Para pihak yang menandatangani kontrak meliputi nama,jabatan dan alamat
• Pokok pekerjaan yang diperjanjikan dengan uraian yang jelas mengenai jenis dan
jumlah barang / jasa yang diperjanjikan.
• Hak dan kewajiban para pihak yang terikat didalam perjanjian
• Nilai atau harga kontrak pekerjaan serta syarat - syarat pembayaran.
• Persyaratan dan spesifikasi teknis yang jelas dan terinci
• Tempat dan jangka waktu penyelesaian / penyerahan dengan disertai jadual waktu
penyelesaian / penyerahan yang pasti serta syarat-syarat penyerahannya.
• Jaminan teknis/hasil pekerjaan yang dilaksanakan dan / atau ketentuan mengenai
kelaikan.
• Ketentuan mengenai cidera janji dan sanksi dalam hal para pihak tidak memenuhi
kewajibannya
• Ketentuan mengenai pemutusan kontrak secara sepihak
• Ketentuan mengenai keadaan memaksa
• Ketentuan mengenai kewajiban para pihak dalam hal terjadi kegagalan dalam
pelaksanaan pekerjaan.
• Ketentuan mengenai perlindungan tenaga kerja
• Ketentuan mengenai bentuk dan tanggung jawab gangguan lingkungan
• Ketentuan mengenai penyelesaian pekerjaan


KONTRAK PELAKSANAAN PEKERJAAN PEMBUATAN SISTEM PENGGAJIAN

antara
CV. Maju jaya
dengan
…………………………………………………
_________________________________________________________________
Nomor : …………………….
Tanggal : …………………….
Pada hari ini ………, tanggal ……………kami yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama : ………………………………………………………………………………
Alamat : ………………………………………………………………………………
Telepon : ………………………………………………………………………………
Jabatan : ………………………………………………………………………………

Dalam hal ini bertindak atas nama CV. Maju jaya dan selanjutnya disebut sebagai Pihak Pertama.
dan
Nama : ………………………………………………………………………………
Alamat : ………………………………………………………………………………
Telepon : ………………………………………………………………………………
Jabatan : ………………………………………………………………………………

Dalam hal ini bertindak atas nama Pemilik atau Kuasa Pemilik dan selanjutnya disebut sebagai Pihak Kedua.
Kedua belah pihak telah sepakat untuk mengadakan ikatan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Pembangunan Rumah Tinggal yang dimiliki oleh Pihak Kedua yang terletak di ……………………………………………………………………………………
Pihak Pertama bersedia untuk melaksanakan pekerjaan pembangunan, yang pembiayaannya ditanggung oleh Pihak Kedua, dengan ketentuan yang disebutkan dalam pasal pasal sebagai berikut :

Pasal 1
Tujuan Kontrak
Tujuan kontrak ini adalah bahwa Pihak Pertama melaksanakan dan, menyelesaikan pekerjaan pembuatan system penggajian pada pihak kedua.

Pasal 2
Lain – Lain
Pihak Pertama dan Pihak Kedua akan bersama- sama mematuhi dengan baik dan bertanggung jawab terhadap seluruh kesepakatan kerja yang telah disetujui.
Demikian Kontrak Kerja ini telah di setujui dan di tanda tangani untuk dilaksanakan dengan sebagai mana mestinya tanpa adanya campur tangan dari pihak lain.

Pihak Pertama Pihak Kedua


( …………………. ) (…………………… )

CV. Maju jaya

Selasa, 10 April 2012

BISNIS WARNET GAME ONLINE

TUGAS
PENGELOLAAN PROYEK SISTEM INFORMASI














FERRY INDRAWAN (10108807)
RAHADIYAN PRAYOGA (11108557)
ANDRE PRASETYA (10108207)



UNIVERSITAS GUNADARMA
2012



Kata Pengantar

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami berhasil menyelesaikan Proposal ini yang alhamdulillah tepat pada waktunya yang berjudul “BISNIS WARNET GAME ONLINE” Proposal ini merupakan tugas mata kuliah Pengelolaan Proyek Sistem Informasi dan dibuat kerangka materi dalam usulan ini memuat gambaran mengenai latar belakang, kualifikasi, jumlah kebutuhan, sumber masukan program, sumber daya, pendanaan.

Kepada segenap pihak yang telah membantu dalam penyusunan proposal ini, khususnya kepada tim penyusun proposal serta dosen mata kuliah Pengelolaan Proyek Sistem Informasi kami sampaikan terima kasih.



Depok, 10 April 2012
Hormat kami,


Penyusun
















Daftar Isi

Kata Pengantar................. 2
Daftar Isi..................... 3
Latar belakang................. 4
Tujuan ........................ 4
Ruang Lingkup ................. 4
Visi Misi ..................... 4
Aspek Pasar dan Pemasaran ..... 5
Aspek SDM...................... 5
Sumber Dana.................... 6
Rincian Biaya.................. 6
Aspek Manajemen................ 6
Penutup dan Pengesahan......... 6





















1. Latar belakang
Perkembangan teknologi yang sangat pesat di era globalisasi menyebabkan manusia tidak lepas dari komputer. Game merupakan suatu aplikasi yang di buat untuk menghilangkan kejenuhan, hobi dll. Minat yang banyak akan kebutuhan game membuat kami tertarik membuat Rental Game Online.

Game saat ini tidak seperti game terdahulu, jika dahulu game hanya bisa maksimal dimainkan dua orang, sekarang dengan kemajuan teknologi terutama jaringan internet, game bisa dimainkan 100 orang lebih sekaligus dalam waktu yang bersamaan.
Walaupun awalnya game dibuat untuk sarana bermain dan pelepas rasa bosen, tidak sedikit pula orang dewasa yang menjadikannya sebagai pekerjaan dan mendapat penghasilan dari bermain game.

Game Online juga membawa dampak yang besar terutama pada perkembangan anak maupun jiwa seseorang. Walaupun kita dapat bersosialisasi dalam game online dengan pemain lainnya, Game online kerap membuat pemainnya melupakan kehidupan sosial dalam kehidupan sebenarnya.

2. Tujuan
Tujuan dari usaha ini adalah :
1. Dapat melakukan usaha bisnis Game online.
2. Dapat memasarkan usaha bisnis game online ini agar dapat di terima masyarakat.
3. Dapat menjaga kelangsungan usaha dan mengembangkannya.
4. Dapat membantu orang lain menyalurkan hoby dalam bermain game online

3. Ruang Lingkup
Dalam pembuatan proposal ini kami membatasi ruang lingkup yaitu di Jakarta.

4. Visi dan Misi
Visi
Menjadikan warnet game online berskala nasional yang mengandalkan variasi game yang berkualitas dan meningkatkan kesetiaan pelanggan.

Misi
•Mengutamakan kualitas dalam hal apapun yang dilakukan (pelayanan).
•Mengembangkan inovasi-inovasi game-game yang up tu date.
•Menumbuhkan ketrampilan dan pengetahuan karyawan guna mencapai performa operasional yang maksimal.
•Mengembangkan usaha di beberapa tempat yang strategis untuk menjadi yang terbaik di Indonesia.

5. Aspek Pasar dan Pemasaran
Pemasaran
Pangsa pasar ini sangatlah jelas yakni para penggila game baik dikalangan anak-anak, remaja , maupun dewasa, untuk promosi bulan pertama akan memberikan potongan harga sampai setengahnya, dan untuk 50 pengunjung pertama akan mendapatkan voucer diskon selama satu minggu penuh.

Strategi Pemasaran
Melakukan pemasaran dengan cara membuat sebuah lomba game untuk segala usia yang berhadiah uang tunai.

Yang menjadikan rental game online ini menjadi plus ialah tempat dan lokasi yang akan dibuat senyaman mungkin dan menarik, pelayanan yang baik dan ramah, dan sistem kerja yg efisien. Rental Game online plus ini beda dengan tempat game online lainnya, karena ada :

•Fasilitas kupon ynag diberikan kepada pengguna yang bermain lebih dari 2 jam.
•Fasilitas bonus bermain bagi pengguna yang sudah sudah memiliki 10 kupon.
•Alat tambahan seperti game controler

6. Aspek SDM

Pegawai yang ingin bekerja di sini diharuskan memahami tentang cara mengoperasikan komputer dan sistem perhitungan billing dengan baik dan mau bekerja keras serta tidak malas.

Aspek Peralatan dan Perlengkapan
1. Letak Lokasi
Berada di tempat yang mudah di jangkau oleh konsumen seperti dipinggir jalan utama, di pusat pertokoan atau berada di dalam komplek perumahan.

2. Standar Kebutuhan Ruang
Luas ruang: (lebar) 40m x (panjang) 70m

3. Asumsi kebutuhan ruang:
Ruangan untuk penempatan komputer server dan komputer game.

Diperlukan :
-10 unit komputer
-10 unit monitor
-10 meja komputer


7. Sumber dana
Sumber dana berasal dari sponsor
RP 100.000.000,-
JUMLAH : Rp 100.000.000,-


8. Rincian Biaya

Biaya yang diperoleh dari sumber – sumber di atas dialokasikan untuk keperluan pengeluaran sebagai berikut :
a. 10 unit computer + monitor : Rp. 50.000.000,-
b. koneksi internet : Rp. 400.000,- /bulan
c. 10 meja komputer : Rp. 10.000.000,-
d. game console : Rp. 1.500.000,-
e. karpet : Rp. 500.000,-
f. 3unit AC : Rp. 10.000.000,-
g. sistem billing : Rp. 10.000.000,-
h. Listrik : Rp 500.000,-
i. Sewa Tempat : Rp 20.000.000,- / 1thn
j. gaji : Rp 500.000,- /bulan
k. biaya tak terduga : Rp 5.600.000,-

JUMLAH : Rp. 100.000.000,-

9. Aspek Manajemen
- Penyusunan tim kerja
- Pimpinan proyek
- Sistem dan keuangan
- Lapangan / pembelanjaan
- Pemasaran


10. Penutup dan Pengesahan
Demikian proposal ini dibuat untuk dijadikan pedoman pelaksanan kegiatan. Hal – hal lain yang belum diatur dalam proposal ini akan dibuat kemudian